WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi aksi Wakil ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menghubungi Presiden terpilih Prabowo Subianto saat audiensi dengan Serikat Hakim Indonesia (SHI). Hal itu buntut aksi cuti massal Hakim Indonesia yang meminta pemerintah memperhatikan kesejahteraan mereka khususnya dalam pemberian gaji. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Tawalla mengapresiasi tindakan Dasco untuk mengakomodir SHI. Hal itu saat Dasco meminta izin menelepon Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menyampaikan aspirasi  disampaikan Serikat Hakim. “Atensi yang diberikan Dasco patut diapresiasi," kata Dzulfikar dikutip Wartabanjar.com dalam keterangan tertulisnya, Rabu (09/10/2024). Baca juga: Timnas Indonesia Berpeluang Tundukkan Bahrain di Laga Kamis Malam Besok Hal ini, kata Fikar, sapaan Dzulfikar, menunjukkan DPR sebagai lembaga legislatif berkomitmen menyelesaikan persoalan kesejahteraan hakim di Indonesia. Aksi Dasco juga dianggap menjalankan fungsinya sebagai penyambung lidah rakyat. “Pascaaudiensi bersama SHI dan Dasco menelepon Prabowo menurut saya DPR perlu benar-benar mengkaji aspirasi tersebut. Dan para hakim merasakan kesejahteraan dan keamanan," ujarnya. Ia juga mendorong, atensi Dasco dapat berjalan secara berkelanjutan, termasuk untuk memastikan Hakim di Indonesia mendapatkan kesejahteraan dan keamanan. Baca juga: Lebih Dari 9 Juta Warga Miskin Inggris Hidup Mengandalkan Bansos “Jika kita lihat laman sosial media, sudah banyak hakim yang menjadi korban hingga meninggal dunia akibat teror," ucapnya. Prabowo sendiri berkomitmen menyejahterakan kehidupan para hakim di Indonesia. Perbaikan penghasilan hakim itu bakal dilakukan setelah resmi dilantik menjadi Presiden RI. “Sejak dulu rencana saya ingin memperbaiki remunerasi penghasilan para hakim. Supaya (kehidupan para hakim) menjadi sangat baik,” kata Prabowo dalam keterangannya. Baca juga: Aksi Usil Shin Tae Yong Rayakan Ulang Tahun Witan Karena itu, Prabowo meminta para hakim untuk bersabar sembari menanti momen pelantikannya pada 20 Oktober 2024. Soal komitmennya menaikan gaji para hakim itu, bukanlah sebuah kampanye politik. “Ini bukan janji karena kampanye, sudah selesai. Jadi saya nggak perlu janji-janji, jadi saya minta para hakim sabar. Begitu saya menerima estafet saya menerima mandat dan saya menjalankan," ucap Prabowo. Diketahui, tangis syukur para hakim tumpah saat mendengar pernyataan komitmen Prabowo untuk memperbaiki nasib mereka. Momen itu terjadi saat Prabowo ditelepon oleh Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Baca juga: Kejari HSS Hentikan Penuntutan Maling HP di ATM, Kok Bisa? Para hakim itu melakukan Audiensi Solidaritas Hakim Indonesia di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (08/10/2024). “Hakim baru, terima bersih pendapatan sekitar Rp12 juta, terdiri gaji pokok Rp3,5 juta dan tunjangan Rp8,5 juta," kata Rangga perwakilan Asosiasi Hakim Indonesia. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko