WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Polemik boleh tidaknya perempuan memimpin suatu daerah dibahas dalam tausiah Ustadz Das’ad Latif di Safari Maulid hari keempat yang digelar Yayasan Abdul Aziz Halaby di Jalan Kelapa Gading RT 04 RW 01, Banjarbaru pada Sabtu (05/10/2024) malam.
Menurutnya banyak perbedaan pendapat para ulama terkait pemimpin perempuan, mayoritas tetap memperbolehkan.
“Dari dulu sampai sekarang banyak perbedaan pendapat ulama soal kepemimpinan perempuan. Tapi, mayoritas membolehkan,” ujarnya.
Baca Juga
Video Orang Misterius Ketuk Rumah di Tabalong Hoaks
Ia mengingatkan kepada masyarakat yang setuju maupun yang tidak setuju untuk saling menghargai perbedaan pendapat tersebut, jangan sampai perbedaan pilihan malah merusak tali persaudaraan.







