Kemudian, tersangka mengunduh data dari situs BKN dengan total 6,3 GB dan menyebarkannya dengan menjualnya melalui situs breachforums.
Selain data elektronik BKN, tersangka juga melakukan penyebaran data 40 sistem elektronik lainnya, di antaranya milik salah satu universitas di Amerika dan perusahaan swasta di Amerika, Taiwan, Belgia, Inggris, Thailand, Afrika Selatan, India, dan Hong Kong.
Baca juga:Seluruh ASN Diminta Ubah Pasword, Buntut Kebocoran Data BKN
Adapun tersangka menjual data tersebut melalui breachforums.st untuk keuntungan pribadi.
“Tersangka mendapatkan keuntungan sejumlah 8.000 dolar AS dari hasil penjualan data-data tersebut,” ucap Himawan.(pwk)
Editor: purwoko







