WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Setelah sempat tidak memberikan dukungan, kini Partai Golkar menyatakan mendukung Airin Rachmi Diany sebagai Cagub Banten. Sebelumnya Airin telah menerima rekomendasi dari PDIP. Setelah penyerahan surat keputusan pada Senin (26/8/2024), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahkan meminta Airin untuk mengenakan pakaian merah hitam yang identik dengan PDIP dalam pidatonya. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan keputusan partainya untuk mendukung pasangan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Banten 2024 bukan karena khawatir Airin pindah ke PDIP. Baca juga: Hj Erna Lisa Halaby Terima SK Rekomendasi dari Partai Golkar “Partai Golkar adalah partai independen yang tidak terpengaruh oleh pidato siapa pun, baik itu pidato si A, pidato si B, mau pun pidato si C. Justru Golkar yang harus memengaruhi isu-isu politik kebangsaan,” tegas Bahlil dalam konferensi pers di kantor DPP Golkar, Selasa (27/8/2024). Menurut Bahlil, Golkar telah teruji selama 20-30 tahun sebelum dan setelah reformasi. Partai ini selalu berada di samping pemerintah untuk memberikan kontribusi terbaiknya. “Keputusan Golkar adalah hasil dari kajian politik yang mendalam. Komunikasi politik yang baik dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga memainkan peran penting dalam keputusan ini,” ujarnya. Baca juga: Bahlil Ungkap Muhammadiyah Dapat Tambang di Lahan Bekas Adaro atau Arutmin “Keputusan hari ini adalah hasil dari komunikasi politik yang efektif, tanpa dipengaruhi oleh pidato-pidato pihak lain. Kami di Golkar tetap fokus pada keputusan kami,” tambahnya. Bahlil juga menegaskan dukungan terhadap Airin dengan pasangannya Ade Sumardi yang berasal dari PDIP, merupakan hasil komunikasi politik yang sah. “Kami intens berkomunikasi dengan Ibu Airin, dan tidak ada larangan dari partai politik lain yang bisa menghalangi keputusan ini. Kami tetap tenang dan fokus pada tujuan politik kami,” kata Bahlil. "Enggak ada yang merasa kebakaran. Jangan berhalusinasi lah. Biarkanlah yang terbakar itu yang merasa terbakar. Kami adem-adem saja. Justru kalau yang tidak adem, datang ke beringin kita buat adem semuanya," pungkasnya. (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi