“Saya sangat pesimis harga ini bisa turun jika tidak dipersiapkan dengan baik. Artinya, Bulog sebagai penyangga kebutuhan pangan nasional harus menghitungnya dengan baik, karena beras adalah kebutuhan pokok kita,” ujar Tomsi.
Situasi ini bisa menjadi lebih rumit jika tidak ada langkah pengendalian yang tepat. “Grafiknya (harga beras) sudah mulai stabil, namun tetap berada di atas HET di tingkat pengecer,” tambahnya.
Tomsi berharap Bulog dan seluruh pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk memastikan harga beras tidak terus naik, terutama menjelang akhir tahun, sehingga beban masyarakat tidak semakin berat.
“Karena kita semua mengonsumsi beras, maka beras ini merupakan makanan pokok yang perlu mendapat perhatian serius. Selain mengantisipasi, patokan HET ini harus kita upayakan bersama,” tutup Tomsi.(atoe/ip)
Editor Restu







