Eskalasi Meningkat, WNI Diminta Keluar dari Wilayah Lebanon

“Kami sudah menawarkan ke 14 WNI meninggalkan Lebanon selatan tapi mereka menolak dan memilih di rumah masing-masing karena merasa aman. Mereka menikah dengan warga Lebanon dan salah satu alasan menolak karena anak, sekolah masih jalan dan tugas kami menyampaikan update dan imbauan,” ujarnya seperti dikutip Wartabanjar.com.

Baca juga: Terbakar di Perairan Masalembu, Begini Kronologi Kebakaran KM Niki Sejahtera, Ratusan Korban Selamat

Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut, telah menyiapkan tempat aman (safe house). KBRI telah menawarkan WNI untuk pindah ke safe house namun hingga kini belum ada WNI yang memanfaatkan safe house atau permintaan untuk dievakuasi.

Judha memastikan kebutuhan pokok WNI mencukupi. Apabila dalam keadaan darurat, KBRI  telah menyiapkan hotline (+96170817310). (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko