WARTABANJAR.COM, BERAU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelaksana Hari Otonomi Daerah (Otda) XXIX tahun 2025. Rencananya, Hari Otda bakal digelar pada bulan April di Kota Minyak Balikpapan. Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menyambut baik dan mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri atas penetapan Provinsi Kaltim sebagai tuan rumah. Dirinya berharap, gelaran rutin tahunan itu tidak sekadar ritual semata. "Kita jangan terjebak peringatan Hari Otda itu hanya hari desentralisasi. Karena, desentralisasi itu adalah penyerahan urusan kepada daerah," ucap Akmal Malik usai rapat bersama Biro PPOD Setdaprov Kaltim, Pemkot Balikpapan dan Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dirjen Otda Kemendagri RI di Berau, Selasa (23/07/2024). Peringatan Hari Otda dinilai bukan hanya pelaksanaan urusan saja namun esensinya adalah terkait kemandirian. Menurut Akmal, bagaimana respon dan keterlibatan masyarakat terhadap Hari Otonomi Daerah. Baca juga: Antisipasi Terlibat Pinjol dan Judi Online, Seksi Propam Polres Banjarbaru Razia HP Personel Karena itu, melalui Hari Otda mengingatkan adanya hak dan tanggungjawab terkait urusan-urusan pemerintahan. Hari Otda tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tapi banyak pemangku kepentingan yang bisa terlibat. "Kita harap semua terlibat agar Hari Otda bukan desentralisasi," tegasnya seperti dikutip Wartabanjar.com. Selain itu, Akmal mengingatkan perlu adanya promosi sebelum pelaksanaan peringatan. Misalnya, dilaksanakan lomba penulisan berita tentang Otonomi Daerah, video visual yang melibatkan pelajar, mahasiswa, jurnalis, pemerintah daerah, organisasi keagamaan, kepemudaan, akademisi hingga karyawan perusahaan. "Perlu membangun persepsi mereka, bahwa otonomi daerah itu bukan hanya sekadar ritual. Tetapi, membangun persepsi masyarakat, memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya. Baca juga: Ratusan Warga di Ethiopia Jadi Korban Tanah Longsor Selain itu, momentum Hari Otda 2025 juga bagian dari ekspektasi terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN). Harapannya, ketika proses menjelang peringatan Hari Otda, pengembangan IKN pun dapat diketahui bersama. "Kita harapkan peserta se Indonesia bisa berkunjung ke IKN pada saat Hari Otda nanti," harapnya. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko