BPK Temukan Masalah Signifikan Pada Laporan Keuangan BRIN

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan sejumlah permasalahan cukup signifikan dalam Laporan Keuangan (LK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023. Hal itu perlu menjadi perhatian dari Kepala BRIN beserta jajaran.

    “Permasalahan tersebut yaitu kinerja pengelolaan anggaran belanja modal pada BRIN rendah, serta pengelolaan aset tetap peralatan dan mesin pada delapan satker (satuan kerja) BRIN kurang memadai,” ujar Ketua BPK Isma Yatun saat menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LK BRIN tahun 2023 di kantor BRIN, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Kamis (11/07/2024).

    Isma mengharapkan Kepala BRIN dapat segera menindaklanjuti permasalahan yang menjadi temuan BPK. Dengan begitu, pelaksanaan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara pada BRIN menjadi semakin baik.

    “Jika terdapat rekomendasi yang sudah tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan yang sah, agar segera menyampaikan usulan kepada BPK, sehingga dapat ditelaah dan diusulkan menjadi bagian dari tindak lanjut,” ungkapnya seperti dikutip Wartabanjar.com.

    Baca juga: Beberapa Hari Lampu JPO Banjarbaru Padam, Ternyata ini Penyebabnya

    Menurut dia, BRIN merupakan salah satu entitas yang sangat signifikan dalam pemeriksaan laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP). Pemeriksaan atas LK BRIN tahun 2023 adalah satu kesatuan dengan laporan hasil pemeriksaan (LHP) LKPP, sebagaimana LK kementerian/lembaga lainnya.

    Karena itu, Kepala BRIN dan jajaran diingatkan agar berhati-hati dalam mengelola keuangan karena jika opini LK BRIN menurun, maka opini LKPP pun bisa menurun.

    Baca Juga :   BMKG: Tidak Usah Khawatir Dengan Fenomena Badai Magnet

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI