Meski tidak dijelaskan Luhut jenis BBM bersubsidi, namun sebelumnya pemerintah juga sempat menyampaikan rencana pembatasan BBM Pertalite.
Sebelumnya pemerintah menargetkan penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi sebesar 17,8 juta kilo liter (kl) pada 2025 mendatang.
Rencana itu tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal tahun 2025.
Target pengurangan konsumsi BBM Solar dan Pertalite tersebut ditujukan dalam rangka transformasi subsidi dan kompensasi energi agar lebih tepat sasaran, berkeadilan, anggaran yang optimal, dan kelestarian lingkungan.
“Dalam jangka pendek, kebijakan transformasi yang dapat diterapkan .. 3. Pengendalian subsidi dan kompensasi atas Solar dan Pertalite yang berkeadilan dapat diterapkan dengan pengendalian kategori konsumen,” bunyi dokumen tersebut, dikutip Rabu (22/5/2024).(berbagai sumber)
Editor Restu







