WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Fenomena obat racikan terlarang, zenith dengan tanaman kecubung dikabarkan marak beredar di Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Banjarmasin. Efeknya berhalusinasi seperti kejadian seorang pria menceburkan diri di Sungai Martapura di bawah Jembatan Dewi, Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, Minggu (7/7) malam. Dikutip akun info_banjarmasin, banyak komentar yang mengabarkan obat racikan terlarang kini sudah marak dan memakan banyak korban. Baca Juga Rumah Roboh di Jalan Sungai Andai Banjarmasin  Dari banyak komentar, banyak remaja yang mengonsumsi dan membuat efek yang luar biasa meresahkan warga. Berikut wartabanjar merangkum beberapa komentar : rm.eyelashbeauty.*** "Di kampung ku b2 mati gegara kecubung nie, kd merasa lagi betelanjang, tecabur ke sungai, ngerii banar efek nya tolong pank.pihak berwajib di usut sdh banyak banar membawa korban jiwa babay_ku** : "Itu zenith kecubung.. Aku sudah terasai 3 hari gilanya.. Hanyar waras (baru sadar) hari ni pas melihat iyaa benar tu. Sukur posisiku dah di rumah". penjahitbanjarmas** : "Di daerah sei Mesa be 10 |linglung bersama , pas lewat becari an sasirangan semalam (kemarin) tu. Napa (kenapa) jar lun pina aneh, kaya mayat hidup, ranai (banyak) urangnya. Habis itu mehamuk (mengamuk) bertiga, nang lain pina bebukah2 (kabur-kaburan), ada yang kada sing bajuan (tidak mengenakan baju) sambil bekuciak (teriak) duit ku selemari jar. Sebelumnya dikutip akun instagram info banjarmasin, detik-detik pria menceburkan diri tersebut terekam video warga. Beruntungnya salah seorang warga sigap langsung menolong pria tersebut dan mengangkat ke permukaan. Disebutkan dalam video pria tersebut mabuk kecubung yang kali ini marak di Kota Banjarmasin. "Katanya kecubung jua (juga) nah di Jembatan Dewi," ucap pria dalam video.(atoe) Editor Restu