Presiden Jokowi Minta Harga Obat dan Alkes Terjangkau

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Lakukan Spending Better Belanja Negara

“Sehingga tidak ada peningkatan harga yang unreasonable (keterlaluan) atau unnecessary (tidak perlu) dalam proses pembelian alkes dan obat-obatan. Itu kan itu lebih masalah tata kelola dan desain proses pembelian kita itu seperti apa,” katanya.

Selain itu, menurutnya kebijakan perpajakan obat-obatan dan kesehatan bisa dibikin lebih efisien dan sederhana. Meski demikian diharapkan tidak menganggu pendapatan pemerintah.

“Karena cash flow-nya kan penting juga bagi pemerintah untuk dijaga. Kenapa perpajakan ini penting?, karena ada isu jeda waktu dan bunga di Indonesia kan masih relatif lebih tinggi ya,” ujarnya.

Baca juga: KPK Usut Dua Kasus Korupsi PT Asuransi Jasa Indonesia

“Jadi kalau misalnya masalah cash flow-nya itu tertunda 3 bulan, 6 bulan itu kan costnya bisa 5 persen, bahkan sampe 8 persen. Dalam setahunan bunga kita kan beban bunganya masih sekitar 8-10 persen,” ucapnya. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko