Filipina sendiri sudah tak memiliki peluang dalam pertandingan terakhir. Setelah kalah melawan Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Filipina praktis tersisih karena berada di posisi terbawah grup F dengan koleksi hanya satu poin hasil bermain imbang melawan Indonesia pada November 2023 lalu.
Saat itu di Stadion Rizal Memorial, Filipina unggul lebih dahulu berkat gol Peter Reichelt pada menit ke-23. Indonesia baru bisa membalas pada babak kedua tepatnya pada menit ke-70 berkat gol Saddil Ramdani.
Meski difavoritkan bisa meraih kemenangan atas tim asuhan Tom Saintfiet, pasukan Garuda tetap harus waspada. Filipina jelas bukan tim yang mudah dikalahkan. Terbukti, dalam pertemuan pertama, Indonesia hanya memetik hasil imbang.
Filipina juga memberikan perlawanan sangat gigih dalam pertandingan terakhir mereka melawan Vietnam. Mereka bahkan mampu mencetak gol lebih dahulu melalui aksi Peter Reichelt pada menit ke-62. Namun, Vietnam berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol Nguyen Tien Linh.
Vietnam berganti unggul setelah Nguyen Tien Linh mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini pada menit ke-76. Filipina kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pencetak gol yang membuat skor menjadi imbang adalah Kevin Ingreso pada ke-89.
Vietnam baru memastikan kemenangan pada menit ke-90+5 ketika Pham Tuan Hai melesakkan gol ketiga timnya. Gol inilah yang membuat peluang Vietnam lolos ke putaran berikutnya terbuka kembali.
Saat ini Irak dipastikan menjadi juara grup dengan poin sempurna yang dipetik dari lima pertandingan (15). Mereka juga sudah memastikan lolos ke putaran ketiga. Indonesia berada di posisi kedua dengan 7 poin. Sementara Vietnam hanya berselisih satu poin dengan Indonesia dan bertengger di urutan ketiga. Sedangkan Filipina dipastikan menjadi juru kunci grup F karena baru merebut satu poin.
Prediksi susunan Timnas Indonesia lawan Filipina:
Indonesia (3-4-3):
Kiper: Ernando Ari
Belakang: Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner
Tengah: Asnawi Mangkualam, Shayne Pattynama, Thom Haye, Calvin Verdonk
Depan: Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







