Polres Banjarbaru Amankan 7 Anggota Geng Motor Usai Aniaya Korban di Kawasan Gubernuran
Lima pelaku lainnya yakni, MAL (18) warga Kecamatan Jekan Raya (Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah), ZNM (20) warga Kecamatan Martapura (Kabupaten Banjar), RH (21) warga Kecamatan Martapura (Kabupaten Banjar), AG (19) warga Kecamatan Banjarbaru Selatan (Kota Banjarbaru) serta AFS (21) warga Kecamatan Balikpapan Kota (Kota Balikpapan, Kaltim).
Kelompok ini kerap kali berkumpul di depan Indomaret Fresh di samping Jembatan Penyebrangan Orang, Kota Banjarbaru dan Rest Area batas Kota Banjarbaru.
Anggota geng ini sebagian besar merupakan pelajar SLTA dan mahasiswa yang berasal dari luar daerah Banjarbaru.
“Mereka menggunakan kendaraan model custom klasik dan sebagian besar menggunakan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan di jalanan dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” ucap Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, Iptu Zuhri Muhammad, S.Tr.K., S.I.K.
Kasat Reskrim menerangkan bahwa kejadian bermula ketika korban berkomunikasi dengan seorang perempuan untuk mengajaknya berkencan dan mengatur pertemuan di Indomaret Fresh.
Sesampainya di lokasi, korban langsung disergap oleh sekelompok orang yang salah satu pelakunya diketahui merupakan otak dari aksi itu dan juga sepupu dari perempuan tersebut.
“Pelaku ini merasa tidak terima dengan perlakuan korban terhadap sepupunya lalu menantang korban berkelahi. Meski sudah ditantang untuk berduel satu lawan satu, korban memilih tidak melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, namun karena sudah tersulut emosi, pelaku utama yang masih di bawah umur ini bersama dengan pelaku lainnya pun tetap mengejar dan langsung memukuli korban,” jelasnya.
Para pelaku kemudian memutuskan membawa korban menggunakan mobil Ayla berwarna merah ke kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel (Gubernuran), karena aksi pemukulan mereka di samping JPO telah banyak disaksikan dan direkam oleh orang-orang dari atas jembatan.
Di lokasi Gubernuran, korban pun kembali dipukuli hingga terduduk di aspal.