WARTABANJAR.COM, Buton – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan Teluk Buton-Klarik di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Dukungan konektivitas itu untuk mendorong pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru serta pemerataan hasil-hasil pembangunan di pulau-pulau terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), khususnya di wilayah perbatasan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien.
“Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut,” kata Menteri Basuki seperti dikutip Wartabanjar.com, Jumat (07/06/2024).
Baca juga: Buntut Mundurnya Kepala OIKN dan Wakilnya, Bahlil Bilang Investasi di Sana Seperti Ini
Pembangunan ruas Teluk Buton-Klarik di bawah tanggungjawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau dengan kontraktor pelaksana PT Kembar Jaya Abadi. Penanganan Jalan Teluk Buton-Klarik tahun ini dikerjakan sepanjang 9,87 km yang merupakan penuntasan dari pekerjaan sebelumnya dengan total panjang penanganan 50,19 km.
Konstruksi jalan ruas Teluk Buton-Klarik dibangun sesuai standar nasional, yaitu lebar 11 meter dengan perkerasan 5,5 meter dan bahu jalan 2,75 meter kanan kiri. Pekerjaan dimulai sejak kontrak Februari 2024 dengan progres hingga 31 Mei 2024 telah mencapai 7,8 persen dan ditargetkan selesai Desember 2024.






