WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan tidak terpengaruh oleh mundurnya Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dan wakilnya Dhony Rahajoe. Bahkan, saat ini banyak pengusaha yang datang ke Penajam Paser untuk melihat progres pembangunannya. Demikian dikatakan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia seperti dikutip Wartabanjar.com di Jakarta, Jumat (07/06/2024). Dirinya memastikan, investasi di IKN tak berkurang, meski kepala dan wakil kepala Otorita IKN mundur dari proyek strategis nasional di Kalimantan Timur tersebut. "Kemarin saya baru habis pulang mendampingi Presiden. Kita melakukan groundbreaking beberapa investasi, khususnya di bidang pendidikan, kemudian hub untuk PLN dan juga R&D dari Stanford," ujar Bahlil. Baca juga: Penyangga IKN, Pemkab Tanah Bumbu Kunker ke Kementerian Ingin Kembangkan Pertanian Menurut dia, isu terkait berkurangnya nilai investasi di IKN setelah mundurnya Kepala dan Wakil Kepala OIKN merupakan hal yang tak benar. Hal itu dapat dibuktikan melalui progres pembangunan IKN yang tetap berjalan hingga saat ini. Seperti halnya pembangunan hotel yang sudah sebagian selesai, serta rumah sakit di IKN yang hampir rampung 70 persen. "Proses perkembangan pembangunan infrastrukturnya belum 100 persen itu setuju, iya itu benar. Tetapi animo orang mau masuk untuk melakukan investasi tidak ada yang berkurang," kata Bahlil. Baca juga: Kejar HUT RI, Pekerja IKN Wajib Lembur Siang Malam Bangun Istana Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin (3/6) mengumumkan pengunduran diri Kepala OIKN Bambang Susantono dan Wakil OIKN Dhony Rahajoe. Pratikno mengaku tidak mengetahui alasan pengunduran diri keduanya. Menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, telah terbit Keputusan Presiden (Keppres) yang mengangkat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN. Presiden Joko Widodo meminta Basuki dan Raja Juli menjamin percepatan pembangunan IKN dengan sebaik-baiknya. Baca juga: Istana Kepresidenan di IKN Rampung Juli 2024 ini Selain itu, Ketua Kelompok Riset Knowledge Based Economy Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Bahtiar Rifai mengatakan, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 yang direncanakan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan momen kuat untuk menarik minat investasi, sekaligus sebagai pembuktian progres proyek strategis tersebut. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko