WARTABANJAR.COM, RIYADH - Upaya sedang dilakukan untuk mempersiapkan tempat suci untuk musim haji tahun ini. Kamp-kamp dilengkapi sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan para peziarah, memastikan ritual yang nyaman dan damai. Sektor publik dan swasta berkolaborasi dengan rencana operasional yang komprehensif untuk meningkatkan layanan bagi jamaah, seperti yang diarahkan oleh kepemimpinan, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan. Kota Makkah telah melakukan persiapan yang matang, termasuk mengawasi jalan, penerangan, trotoar dan fasilitas umum agar penggunaan aman dan optimal. Insinyur dan tim teknis melakukan pengujian menyeluruh pada rute jalan raya untuk memastikan kualitas. Baca juga: Timnas Indonesia Gagal Petik Kemenangan Lawan Tanzania, Ini Alasan STY Pemerintah kota juga memelihara 4.767 tiang lampu dan menara di tempat suci tersebut. Sebanyak 123 jembatan di Makkah dan 20 di tempat suci lainnya telah menjalani pemeliharaan, sementara 58 terowongan (48 untuk kendaraan dan 10 untuk pejalan kaki) sepanjang 34 km telah selesai dibangun. Untuk meningkatkan layanan, pusat layanan yang ditempatkan secara strategis di seluruh tempat suci telah dilengkapi dengan sumber daya dan staf tambahan. Perusahaan Tawaf telah menyiapkan pusat lapangan dan mendirikan kamp modern yang memenuhi standar internasional. Tenda ini terisolasi, tahan api dan dilengkapi dengan sistem pendingin di setiap tenda untuk kenyamanan jamaah. Tindakan keamanan, layanan dukungan, dan makanan berkualitas tinggi juga disediakan. Upaya sedang dilakukan untuk memastikan transportasi umum yang efisien di tempat-tempat suci. Perusahaan Tawaf sedang menguji jalan dan rute bus untuk mematuhi rencana dan jadwal transportasi yang ditetapkan oleh The General Syndicate of Cars di Makkah. Baca juga: Wakil Pelaihari dan Bajuin Terpilih sebagai Putra Putri Pariwisata Tanah Laut 2024 Otoritas Umum Jalan, bersama dengan lembaga terkait lainnya, memperluas eksperimen pendinginan aspal di tempat-tempat suci. Hal ini bertujuan untuk menurunkan suhu di kawasan pemukiman, mengurangi konsumsi energi, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman di ruang tunggu dan berkumpul. Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian cabang Makkah sedang memeriksa rumah potong hewan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan kesehatan untuk musim haji mendatang. Rencana operasional yang komprehensif, termasuk penempatan tenaga kerja, penjadwalan pemotongan hewan, dan pemantauan pembuangan limbah telah dilaksanakan dan dilaksanakan. Tim yang berdedikasi akan mengawasi penggunaan peralatan dan pembuangan limbah. Kementerian mengintensifkan pengawasan terhadap rumah potong hewan dan kandang ternak, menekankan kepatuhan terhadap peraturan kesehatan untuk memastikan lingkungan yang aman bagi jamaah dan mencegah praktik berbahaya bagi lingkungan. Di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan, Klaster Kesehatan Makkah telah memastikan kesiapannya untuk menunaikan ibadah haji. Rencana operasional untuk 18 rumah sakit dan 126 pusat kesehatan di Makkah dan tempat-tempat suci telah selesai untuk menyediakan layanan medis berkualitas tinggi. Rumah Sakit Darurat Ajyad buka sepanjang waktu di Masjidil Haram dan terdapat tiga pusat darurat lainnya. Rumah Sakit Al-Haram juga beroperasi di halaman utara Masjidil Haram. Seluruh pelatihan dan sumber daya yang diperlukan telah diberikan untuk menjamin kelangsungan layanan klinik rawat jalan di seluruh fasilitas, dengan alokasi 3.944 tempat tidur, termasuk 654 tempat tidur untuk perawatan intensif. Klaster Kesehatan Makkah juga menyoroti kesiapan 155 ambulans operasional untuk musim haji, serta dukungan tambahan untuk Rumah Sakit Nimra dan tim ambulans yang didistribusikan di berbagai lokasi dan rumah sakit. (ernawati) Editor: Erna Djedi