Ditambah ia sangat khawatir layanan internet Elon akan pengaruh kehadiran Starlink lewat badan hukum Starlink Services Indonesia, bisa berdampak buruk bagi PT Telkom.
“Elon Musk ini untung banyak masuk Indonesia dengan Starlink ini, karena apa? Kita kan berharap dia investasi mobil listrik ke Indonesia, atau kalau nggak bisa mobil listrik, dia bikin investasi pabrik baterai di sini. Tapi kan, baru akan, baru janji, ya masih angin surga lah,” jelas dia.
Baca juga: Hapus Dua DPO Kasus Pembunuhan Vina, Hotman: Ingin Cepat Tutup Kasusnya?
Andre juga menyinggung terkait kerjasama yang akan dijalani antara Starlink dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menyediakan pelayanan internet kepada 3.400 Puskesmas di Indonesia. Menurutnya, pola kolaborasi ini akan lebih baik jika melibatkan Telkom dibandingkan Starlink.
“Pak BGS [Budi Gunadi Sadikin] itu harusnya kerjasama dengan Telkom, soal pelayanan Puskesmas itu, 3.400 Puskesmas, apalagi kan Kemenkominfo baru meluncurkan satelit baru kan, kan banyak, bisa,” kata Andre.
APJII sebelumnya keras mengkritik proses pemberian sertifikasi oleh pemerintah, utamanya pada Uji Laik Operasi (ULO) Starlink Indonesia yang diduga penuh diskriminasi.
Baca juga: Alat Berat Jatuh di Gedung Kejaksaan, Intimidasi Kasus Tambang?
Bahwa proses pemberian sertifikasi yang amat cepat hingga memicu dugaan APJII ada perlakuan istimewa, yang tampaknya tidak akan diberikan kepada pelaku jasa internet (ISP) lokal. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







