Dialog Internal Polri: Harmonisasi Masyarakat Kaltim Menuju Indonesia Emas 2045
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BALIKPAPAN - Divisi Humas Polri menggelar Dialog Internal Polri di Ball Room Hotel Gran Senyiur Kalimantan Selatan (Kaltim), Rabu (22/05/2024). Dialog bertema Harmonisasi Masyarakat Kaltim dalam Rangka Percepatan Pembangunan IKN Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045.
Acara dibuka oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro, Karo PID Divhumas Polri sejak pukul 09.30 WITA. FGD dihadiri sejumlah narasumber termasuk Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si yang diwakili Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K (Wakapolda Kaltim), Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si. sebagai Pj. Gubernur Kaltim, dan Mayjen TNI Budi Utomo (Panglima Kodam VI Mulawarman) yang diwakili Brigjen TNI Drs. Yuswandi (Kepala Kelompok Staf Ahli Kodam VI Mulawarman).
Baca juga: BAZNAS Kabupaten Banjar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Sungai Tabuk
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Kaltim menyatakan kesiapannya dalam mewujudkan visi Indonesia ke depan. hal itu ditunjukkan dengan tren positif progres pembangunan wilayahnya.
“Kaltim Optimis dan Siap berpartisipasi aktif mewujudkan Visi Indonesia 2045. Dinamika & progress pembangunan yang menunjukkan trend positif menjadi dasar optimisme Kaltim” katanya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Baca juga: Kasus Pembunuhan Vina, IPW: Masyarakat Jangan Percaya Hoaks, Serahkan Saja ke Polisi
Wakapolda Kaltim menegaskan, pihaknya memiliki tugas pokok dan aksi (Tupoksi) untuk melakukan pengamanan Harmoni, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Upaya itu untuk mendukung program pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Pengamanan Harkamtibmas dalam mendukung program pemerintah pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan tupoksi kami, adalah Operasi Kepolisian mandiri serta Operasi Mahakam 2024, memberikan jaminan keamanan terselanganna proses pembangunan IKN." tuturnya.
Baca juga: Buruh dan Sopir Diamankan Saat Asyik Main Domino di Gang Keluarga Loktabat Utara
Poin-poin diskusi sangat relevan dengan tantangan masa depan. Materi diskusi itu antara lain peran Polri dalam menjaga harmonisasi dan kamtibmas yang kondusif, strategi Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Negara untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, serta peran TNI dalam menjaga keamanan negara untuk mendukung harmonisasi masyarakat Kaltim.
Dalam kesempatan itu, Drs. Martinus Nanang, MA. dari Universitas Mulawarman membahas tentang kebhinekaan sebagai kekayaan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas. Sementara Dr. H. Syaharie Jaang, S.H., M.Si., M.H dari Persekutuan Dayak Kalimantan Timur menyoroti keberagaman suku bangsa sebagai modal pembangunan nasional.
Baca juga: Buruh dan Sopir Diamankan Saat Asyik Main Domino di Gang Keluarga Loktabat Utara
Diskusi ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan strategi yang efektif dalam mempercepat pembangunan Kaltim dan menyongsong Indonesia Emas 2045. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko