Water Rescue Lakukan Penyelaman Cari Korban Tenggelam di Anak Sungai Barito
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN - Tim Water Rescue Alalak Selatan melakukan penyelaman di lokasi seorang wanita diduga tenggelam di anak Sungai Barito, di kawasan Jalan Arya Bujangga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, sekira pukul 12.30 Wita, Selasa (14/5).
Dengan menggunakan peralatan menyelam, tim water rescue menyisir titik diduga seorang wanita dilaporkan tenggelam.
"Sekarang sudah dimulai penyelaman," info relawan.
Baca Juga
Identitas Korban Tenggelam di Anak Sungai Barito
Diketahui korban diduga tenggelam adalah Raudah (65), warga kawasan Jalam Cemara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Raudah diduga tenggelam usai kelotok (perahu mesin) yang ditumpangi bersama dengan suaminya, Suriansyah (69), dan juga cucunya tenggelam di sungai tersebut.
Menurut penuturan Suriansyah (69), saat itu dirinya bersama dengan istri, dan cucunya sedang ingin pergi ke kebun, yang ada di kawasan Jelapat, Kabupaten Barito Kuala.
Kemudian, saat sampai tidak jauh dari lokasi kejadian, tiba-tiba mesin kelotoknya macet, dan tidak mau hidup.
“Jadi saat itu saya mencoba membaiki mesinnya, namun masih tidak mau hidup. Lalu istri saya mengajak untuk pulang kembali ke rumah saja,” tutur Suriansyah, kepada wartabanjar.com, di lokasi kejadian.
“Lalu istri saya pun coba membalikkan kelotok kami dengan cara mengayuh. Namun saat itu kondisi arus cukup deras, jadi kami terbawa arus hingga ke dekat tongkang,” lanjutnya.
Saat itu, Suriansyah pun sempat mencoba meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Lebih lanjut, kata Suriansyah, kelotok miliknya itu memang dalam keadaan ada bocor, namun tidak terlalu parah.
“Mungkin karena saat itu kondisinya tertahan di tengah tongkang, lalu ada speedboat yang melintas, gelombang pun jadi tinggi, dan air pun masuk ke dalam kelotok, lalu kelotok pun tenggelam,” kata Suriansyah.
“Saat kelotok tenggelam, saya dan cucu saya sempat ditolong oleh warga, sementara untuk istri saya tidak sempat tertolong, dan sampai sekarang masih belum dapat ditemukan,” pungkasnya. (Iqnatius/ahmad raihan)
Editor Restu