Festival Tanglong di Balangan Meriah, SKPD Ikut Ramaikan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BALANGAN - Festival tahunan setiap bulan Ramadan "Baarak Tanglong" yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan pada tahun 2024 ini sangatlah berbeda.
Sebanyak 34 Peserta yang mengikuti lomba tersebut bukan hanyar dari organisasi saja melainkan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga berpartisipasi dalam kegiatan tanglong tersebut yang dimulai dari Halaman Mesjid Al-akbar Kabupaten Balangan, Sabtu (6/4/2024).
Acara dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, dihadiri perwakilan Forkopimda, Kepala SKPD dan organisasi lainnya.
Rute Baarak Tanglong dimulai dari halaman Masjid Al-Akbar menuju SMA Negeri 1 Paringin dan berakhir kembali di halaman Masjid Al-Akbar.
Tampak sejumlah kendaraan roda empat yang dihiasi dengan berbagai dekorasi bernuansa keislaman mulai diarak mengelilingi kota. Hal ini bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya tanglong sekaligus memperingati malam Nuzulul Quran.
Ketua TP PKK Balangan, Sri Huriyati Hadi, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan yang telah menyelenggarakan lomba Baarak Tanglong.
Dia menyebut lomba Baarak Tanglong bukan hanya sekadar perayaan biasa, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, mengungkapkan rasa syukur karena lomba Baarak Tanglong bisa dilaksanakan kembali dan berjalan lancar.
"Kami sudah mendesain untuk kita libatkan masyarakat, karena kami dapat informasi dari kawan-kawan dari panitia bahwa masyarakat sangat banyak yang ingin berpartisipasi namun mohon maaf kita belum bisa mengakomodir dari akses jalan,"imbuhnya.
Pada kesempatan Terpisah, salah satu pemenang lomba dari Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan, Septian Syafaat Adi, menyebut konsep yang dibawakan pada lomba Baarak Tanglong ini mengangkat isu internasional.
"Menyiapkan konsep dengan mengangkat soal isu internasional yang sudah ada yaitu Masjid Al-Aqsa. Harapannya ini bisa menjadi gaung bagi masyarakat terutama umat islam untuk mengingat tentang bagaimana perjuangan saudara-saudara kita yang ada di sana untuk mendapatkan kebebasan,"tambahnya. (Akhmad Najib)
Editor : Hasby