Lapis Legit Indonesia Masuk Daftar 9 Hidangan Buka Puasa Ramadhan Tradisional Versi TasteAtlas

Ma’amoul adalah pastri shortbread kecil yang diisi dengan kurma, pistachio atau kenari (atau secara khususnya almond, ara, atau isian lainnya).

Hidangan tersebut berbentuk bola atau kubah atau kue datar.

Hidangan tersebut dapat dihias dengan tangan atau dibuat dengan kapang kayu khusus.

Ma’amoul dengan isian kurma sering kali dikenal sebagai menenas, dan terkadang dibuat dengan bentuk gulungan kurma ketimbang bola atau kue.

Hidangan tersebut sangat populer di Yordania, Palestina, Suriah, Lebanon, dan negara-negara Levantine lainnya, dan sangat dikenal di Negara-Negara Teluk Persia, dimana terdapat versi komersial yang dikemas dari pastri tersebut.

Kue ini kerap disantap saat hari-hari besar keagamaan Islam, Kristen dan Yahudi di negara-negara tersebut.

7. Revani (nilai: 3,8)

Kuliner lainnya dari kawasan Timur Tengah yang juga kerap dicicipi saat bulan puasa Ramadhan adalah Revani, ada juga yang menyebutnya Turkish Semolina Cake.

Hidangan ini populer di Turki dan Arab Saudi.

Bahannya adalah telur, gula pasir, minyak goreng, yogurt tawar, tepung semolina, tepung terigu, baking powder, vanila bubuk, serta sirup gula terbuat dari gula pasir dan air.

8. Tufahija (nilai: 3,7)

Nomod 8 ada tufahija, hidangan khas Bosnia.

Kuliner ini terbuat dari apel isi kenari yang direbus dalam air gula.

Tufahija ini sangat populer di Bosnia dan Herzegovina, Serbia, Makedonia Utara, dan Kroasia.

9. Lokum (nilai: 3,6)

Lokum adalah salah satu Turkish Delight atau manisan khas Turki, berbahan dasar gel pati dan gula.

Varietas premium sebagian besar terdiri dari kurma cincang, pistachio, hazelnut atau kenari yang diikat dengan gel, varietas tradisional sering kali dibumbui dengan air mawar, permen karet damar wangi, jeruk bergamot, atau lemon.

Rasa umum lainnya termasuk kayu manis dan mint.

Penganan ini sering dikemas dan dimakan dalam bentuk kubus kecil yang ditaburi gula icing, kopra, atau bubuk krim tartar agar tidak lengket.

Dalam proses produksinya, Soapwort dapat digunakan sebagai aditif pengemulsi.

Asal usul manisan Turki satu ini tidak diketahui secara pasti, namun hidangan tersebut diketahui telah diproduksi di Turki dan Iran (Persia) sejak akhir abad ke-18.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by TasteAtlas (@tasteatlas)

(yayu)

Editor: Yayu