Di kubu tim tamu, pelatih Pep Guardiola memasang pola 3-2-4-1. Erling Haa;and menjadi penyerang tunggal di brisan depan. Dia disukung empat pemain Bernardo Silva, Julian Alvarez, Kevin De Bruyne, dan Phil Foden.
John Stones dan Rodri berduet di lini tengah. Lini belakang dipercayakan kepada Nathan Ake, Manuel Akanji, Kyle Walker. Mereka mengawal enjaga gawang Ederson.
Liverpool terus mengurung Man City sejak awal babak pertama. Darwin Nunez beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu.
Bek Kyle Walker harus menjatuhkan dengan keras gelandang Dominik Szobozslai untuk menghentikan aliran bola tuan rumah.
Tuan rumah sebenarnya berhasil menjebolgawang Man City pada menit ke-18. Namun, gol yang dilesakkan Luis Diaz yang memanfaatkan operan Darwin Nunuez ini dianulir lantaran terjadi offside sebelumnya.
Pada menit ke-22 giliran Man City yang mendapat peluang. Bernardo SIlva berhasil melepaskan umpan ke depan gawang, ettapi berhasil disundul keluar lapangan oleh Virgil van Dijk.
Sepak pojok yang dihasilkan Man City inilah yang menjadi awal terjadinya gol. Tendangan sudut yang dieksekusi Kevin De Bruyne kemudian disambut John Stones yang berada depan gawang dengan kaki kanan. Bola kemudian bersarang di gawang Liverpool.
Menit ke-30, Liverpool nyaris menyamakan kedudukan. Szoboszlai yang sudah ada di depan gawang Ederson dan tak terkawal berhasil menyundul bola umpan Hervey Elliot. Namun tandukan Szoboszlai melenceng dari sasaran.







