WARTABANJAR.COM, PARIS – Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu dengan Ketua Majelis Nasional Prancis, Madame Yaël Braun-Pivet. Bilateral meeting antara Puan dan Pivet digelar di Palais Bourbon Paris, gedung parlemen Prancis tempat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ketua Parlemen perempuan dunia atau Women Speakers’ Summit 2024.
Menurut Puan Maharani, KTT Ketua Parlemen perempuan yang membahas tentang isu-isu perempuan tersebut sangat penting di saat dunia mengalami berbagai krisis. Dengan berbagai pengalaman dan gagasan para pimpinan parlemen perempuan dapat memperkuat kerja sama dalam mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
“Sebagai sesama pemimpin Perempuan, kita harus mengupayakan kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan. Kita merasakan tidak mudah untuk menjadi pempimpin di dunia politik,” tuturnya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Women Speakers’ Summit di bawah naungan Inter-Parliamentary Union (IPU), asosiasi parlemen negara-negara di dunia juga dapat mempercepat pencapaian tujuan sesuai target SDGs atau Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dalam hal kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
“Dengan fungsi penganggaran, legislasi serta pengawasan, parlemen memiliki posisi strategis dalam mempercepat pencapaian tujuan SDGs-5 ini. DPR RI telah memiliki Kaukus Perempuan Parlemen yang merupakan forum anggota DPR RI lintas partai,” katanya.
Baca juga: Itwasda Polda Kalsel Audit Kinerja Polres Tanah Laut
Dirinya berharap, forum ini menghasilkan hal positif untuk kepentingan perempuan di dunia.
Sementara Yaël Braun-Pivet menyambut positif kedatangan DPR RI dan rombongan di Majelis Parlemen Prancis. Ia mengungkapkan pentingnya diplomasi parlemen dalam kaitan penyelenggaraan Women Speakers’ Summit.
“Indonesia memiliki peran penting sebagai negara besar yang tumbuh ekonominya. Saya senang melihat Indonesia punya Ketua Parlemen Perempuan,” ungkap Pivet.
Pada bilateral meeting itu, keduanya juga berbicara mengenai hubungan Indonesia-Prancis yang telah tumbuh dengan positif lebih dari 73 tahun. Prancis sendiri merupakan salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa di mana kedua negara telah menjalin kemitraan strategis sejak tahun 2011.
Puan berharap rencana aksi tersebut bisa semakin mempererat kerjasama kedua negara, termasuk memperkuat kerja sama antara DPR dan Majelis Nasional Prancis sebagai sesama anggota IPU dan forum Parlemen negara G20 (P20). Ia juga mendorong peningkatan ekonomi dan investasi kedua negara. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







