WARTABANJAR.COM - Bagi pengidap Gerd berpuasa jadi tantangan tersendiri untuk bisa mengatur pola makan agar asam lambung tak naik. Dikutip halodoc, jika memang asam lambung seseorang sangat berlebih, lebih baik untuk tidak berpuasa. Penderita Gerd juga harus menghindari konsumsi daging yang berlebih, serta harus memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Seseorang yang mengidap Gerd setelah mengonsumsi daging secara berlebihan, setelah itu langsung tidur umumnya akan mengalami rasa panas di dada. Baca Juga Bocah di Pangkalan Bun Diterkam Buaya di Sungai KumaiĀ  Beberapa hal yang harus dibatasi oleh seseorang yang mengidap GERD dan ingin berpuasa adalah: 1.Makan Junk Food saat Buka Puasa dan Sahur Salah satu hal yang harus dihindari adalah konsumsi junk food saat buka dan sahur. Kebanyakan orang memilih untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung sirup fruktosa tinggi, MSG (untuk perasa), natrium, dan minyak berlebih. Makanan-makanan tersebut dapat membawa berbagai masalah bagi tubuh, seperti penyakit jantung, kolesterol dan lemak yang tidak diinginkan. Makanan yang tidak sehat, seperti keripik, mi instan, makanan yang digoreng, dan makanan lain yang kurang bergizi tidak akan memenuhi kebutuhan gizi. Kamu tidak akan memiliki energi yang cukup untuk puasa, karena apa yang dimakan tidak mengandung banyak nilai gizi. Namun, jika kamu mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, sehingga kamu akan merasa kenyang dan tidak perlu mengunyah porsi besar dalam waktu selama berbuka puasa dan sahur. 2.Mengonsumsi Minuman Berkafein Minum teh atau kopi saat makan akan mengakibatkan dehidrasi dan akan cepat menyebabkan rasa lapar. Kafein yang terkandung dalam teh dan kopi juga bisa menyebabkan sakit kepala. Alih-alih kopi atau teh, lebih baik memiliki asupan air yang baik selama sahur dan berbuka puasa untuk mengurangi dehidrasi. Namun, minum terlalu banyak air sekaligus juga tidak baik, karena akan melarutkan asam lambung, menyebabkan kembung, dan mengganggu pencernaan.(halodoc) Editor Restu