WARTABANJAR.COM – Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang memengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut. Jika kamu memiliki GERD, kamu akan mengalami mulas atau gangguan pencernaan asam. GERD dapat menyebabkan kesulitan menelan, karena kerusakan jaringan kerongkongan dari asam lambung yang naik ke kerongkongan menyebabkan kejang atau jaringan parut dan penyempitan kerongkongan bagian bawah. Di samping itu, ada beberapa gejala GERD lainnya yang perlu diketahui. Tidak hanya kesulitan menelan, berikut adalah gejala GERD yang lainnya dilansir Halodoc: Sensasi terbakar di dada Gejala ini biasanya terjadi setelah makan dan mungkin akan memburuk di malam hari. Biasanya, ini akan terasa seperti terbakar di bagian tengah dada sampai ke belakang tulang dada. Selain itu, mulas dapat berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa jam. Nyeri dada Orang dengan GERD juga mungkin mengalami nyeri dada, terutama saat menarik napas dalam-dalam atau batuk. Orang sering kali menyamakan nyeri dada GERD dengan sakit jantung, padahal perbedaannya terletak pada intensitas nyeri dadanya. Ketidaknyamanan dada terkait GERD cenderung tidak terasa seperti berasal dari dalam dada. Sensasi benjolan di tenggorokan Terkadang GERD dapat menyebabkan masalah di tenggorokan yang membuat kamu merasa seperti ada benjolan di tenggorokan atau seperti harus selalu membersihkan tenggorokan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan suara serak, bahkan lebih serak ketika baru bangun pagi. Asam lambung yang naik ke tenggorokanlah yang menjadi pemicu seperti ada sensasi benjolan di tenggorokan yang menyebabkan ketidaknyamanan. Batuk kronis Gejala lain yang dikaitkan dengan GERD adalah batuk kronis yang lebih sering terjadi di malam hari atau setelah makan. Batuk akan lebih sering terjadi saat kamu berbaring lama, terutama dengan posisi datar antara kepala dada. Itulah sebabnya jika kamu mengidap GERD, ada baiknya ketika tidur kamu memosisikan kepala lebih tinggi ketimbang dada, supaya asam lambung tidak naik ke kerongkongan. Gangguan tidur Pada dasarnya, tidur yang terganggu karena GERD adalah dikarenakan gejala-gejala GERD yang lain seperti batuk, asam lambung yang naik ke kerongkongan, sehingga memberikan sensasi ketidaknyamanan dan dada yang berat. Kondisi-kondisi inilah yang membuat tidur jadi terganggu. (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi