WARTABANJAR.COM, GAZA- Israel dan Hamas tampaknya semakin mendekati kesepakatan yang dapat menghasilkan pembebasan sejumlah besar sandera.
Kesepakatan ini melibatkan gencatan senjata terbatas dan pembebasan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.
Para pejabat senior Amerika Serikat (AS) dan Israel, bersama dengan Perdana Menteri Qatar, mengumumkan bahwa perjanjian ini telah dicapai pada Minggu (19/11/2023) mengutip laman The Guardian.
Meskipun para pengamat telah memperingatkan bahwa pernyataan publik selama negosiasi dapat menyesatkan, pejabat menegaskan bahwa kesepakatan ini bergerak menuju kenyataan.







