Hal tersebut tentu berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
Namun, kebanyakan ahli meyakini, bahwa masalah jantung yang berkaitan dengan konsumsi minuman berenergi terjadi akibat asupan kafein yang berlebihan.
Hal ini tampaknya masuk akal, karena banyak orang yang mengidap penyakit jantung serius setelah mengonsumsi minuman berenergi lebih dari tiga botol atau jenis sekaligus.
Lebih parahnya lagi, ada juga yang mencampurnya dengan alkohol.
Nah, jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya perlu hati-hati dalam meminum minuman berenergi.
Mengonsumsinya sesekali dan dalam jumlah wajar mungkin tidak akan menyebabkan masalah jantung, pada orang dewasa sehat tanpa riwayat penyakit jantung.
Supaya lebih jelas, kamu juga bisa baca artikel ini: Ini Ciri-Ciri Jantung yang Tidak Sehat.
Ini Jumlah Kandungan Gula pada Minuman Berenergi
Sebagian besar minuman berenergi mengandung jumlah gula yang cukup banyak.
Misalnya, satu kaleng minuman berenergi merek ternama berukuran 250 mililiter (ml) mengandung 27 gram (sekitar 7 sendok teh) gula.
Ada juga merek lainnya yang berukuran 473 ml mengandung sekitar 54 gram (sekitar 14 sendok teh) gula.
Mengonsumsi gula sebanyak itu akan menyebabkan gula darah melonjak.
Namun, jika tubuhmu kesulitan mengendalikan gula darah atau mengidap diabetes, maka sebaiknya harus sangat hati-hati dalam meminumnya.
Mengonsumsi minuman yang mengandung gula seperti kebanyakan minuman berenergi bisa menyebabkan peningkatan gula darah.







