WARTABANJAR.COM, KOTIM - Balita berusia sekitar 3 tahun yang di semak-semak belakang SPBU Tjilik Riwut di Jalan Mohammad Hatta Lingkar Utara, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim, Rabu, (1/11/2023) sekitar pukul 08.00 WIB memiliki sejumlah luka. Luka-luka terdapat di bagian punggung, kepala dan hidung balita. Hingga kondisinya yang kekurangan gizi. Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto melalui.Kapolres Kotim, AKBP Sarpani mengatakan, usai mendatangi lokasi, pihaknya kemudian menghimpun keterangan saksi-saksi terkait penemuan balita tersebut. Baca Juga Kantor DPRD Kalsel di Banjarbaru Dianggarkan Rp 180 Miliar "Berdasarkan keterangan saksi, balita tersebut ditemukan usai saksi mendengar adanya suara tangisan saat saksi melintas di kawasan tersebut," katanya. Setelah saksi mencari tahu asal-usul suara tersebut, saksi menemukan balita dengan kondisi yang memprihatinkan, tergeletak di semak-semak. Untuk menyelamatkan nyawa balita tersebut, pihaknya kemudian mengevakuasi balita tersebut ke Puskesmas Baamang untuk dilakukan perawatan medis. Hal ini sebagai wujud Polisi hadir di tengah masyarakat dan sebagai pelindung masyarakat. "Kondisinya cukup memprihatinkan, terdapat sejumlah luka-luka di bagian punggung, kepala dan hidung balita. Kini sudah kita lakukan perawatan medis," ucapnya. "Kondisinya cukup memprihatinkan, terdapat sejumlah.luka-luka di bagian punggung, kepala dan hidung balita. Kini sudah kita lakukan perawatan medis,' ucapnya. Sementara itu di tempat terpisah, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan, jika saat ini kasus tersebut telah ditangani dan tengah dilakukan penyelidikan dengan berkoodinasi bersama seluruh elemen. "Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat guna membantu dan menyelesaikan permasalahan masyarakat di lapangan," tutur Kombes Erlan. Hal tersebut dilakukan, guna mengungkap siapa orang tua kandung dan motif balita tersebut terlantar di semak-semak. Pihaknya juga akan melakukan pendampingan psikologis agar bayi tersebut tidak mengalami trauma. "Saat ini tengah kita tangani. Semoga dalam waktu dekat dapat terungkap dan tentunya kami menjamin perawatan dan kesehatan balita tersebut," pungkasnya.(humas) Editor Restu