WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Perkelahian berdarah terjadi di sebuah warung Jalan Valgoson Desa Teluk Kepayang RT 10 Kecamatan Teluk Kepayang Kabupaten Tanah Bumbu. Pada kejadian itu, Muhammad Hendriansyah (26) tergeletak dengan tiga mata luka bacok pada bagian leher kiri, dada dan pergelangan lengan kanan hingga akhirnya meninggal dunia. Seteru korban melarikan diri dan sempat buron beberapa hari. Personel Gabungan Unit Resmob Polres Tanah Bumbu dan Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Tanah Bumbu serta Unit Reskrim Polsek Kusan Hulu, Resmob Polda Kalsel berhasil menangkap pelaku. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas Humas, Iptu Jonser Sinaga mengatakan, padai Sabtu (20/10/2023) Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di wilayah Desa Pasir Putih Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. Kemudian personel gabungan diantaranya Unit Resmob Polres Tanah Bumbu dan Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Tanah Bumbu serta Unit Reskrim Polsek Kusan Hulu yang di back-up oleh Resmob Polda Kalsel, Polres Tanah Laut dan Polsek Kintap yang di pimpin oleh Kapolsek Kusan Hulu AKP Frederikus Salama yang didamping oleh Kapolsek Kintap Iptu Ahmad Baisori dan Kanit Resmob Polda Kalsel Iptu Imam Saprianadi sekira pukul 23.00 Wita, Tim Gabungan berhasil mengamankan tersangka di Wilayah Desa Kintap Pura Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut.  Identitas tersangka Ahmad Sirajudin (28), warga Desa Pacakan Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu. "Saat ini Personel gabungan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna dapat mengungkap motif yang sebenarnya," kata Iptu Jonser Sinaga, Sabtu (21/10/2023). Baca Juga : Polda Kalsel Bagikan 5000 Paket Sembako Gratis Dalam Bakti Sosial Akabri 91 di Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru Kejadian sekitar pukul 14.00 wita, pada Rabu (18/10/2023) kemarin. Berawal pada saat pelaku bersama temannya datang ke warung dan tidak lama kemudian datang korban dan kawan.  Setelah itu saksi yakni Uhai dan Rasid mengambil gitar keluar warung dan  yang tertinggal di warung adalah korban. Pelaku  dan penjaga warung dan saksi M Ali berselang beberapa lama kemudian korban dan tersangka berdebat dalam kondisi mabuk. Dalam perdebatan tersebut, tersangka tersinggung dan tersangka mengambil parangnya diatas meja dan mencabut parang dari sarungnya. Melihat hal itu, penjaga warung langsung lari ke samping warung sambil menggendong anaknya sembari berteriak meminta tolong. Sedangkan saksi M Ali berupaya melerai dan menahan pelaku, namun pelaku tetap beringas. M Ali pun ke sepeda motornya. Tidak lama kemudian, penjaga warung menemukan korban sudah tergeletak di TKP dengan 3 mata luka bacok pada bagian leher kiri, dada dan pergelangan lengan kanan. (hasby) Baca Juga : Perkelahian Berdarah di Teluk Kepayang, Korban Alami Tiga Mata Luka Bacok Hingga Tewas Editor : Hasby