Meski cukup efektif untuk menjaga kesehatan area intim, kamu hanya boleh membasuh bagian luar vagina dengan memakai air rebusan tersebut.
Selain itu, hindari menggunakan rebusan sirih dalam jangka panjang. Sebab, hal ini dapat mengubah pH pada area kewanitaan. Jika rasa gatal tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter.
5. Mencegah diabetes
Studi dalam Drug Invention Today dengan objek hewan menyebutkan bahwa daun sirih merah dapat menurunkan kadar glukosa darah.
Tanaman herbal ini mengandung molekul aktif yang bernama tanninsi yang memiliki sifat antidiabetes.
Selain itu, alkaloid dalam sirih juga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Senyawa tersebut bekerja dengan menghambat penyerapan glukosa pada usus.
Dengan begitu, risiko penyakit kencing manis pun bisa berkurang. Akan tetapi, tentu masih perlu studi lanjutan tentang efektivitas tanaman tersebut pada manusia.
6. Mempercepat proses penyembuhan luka
Terhambatnya proses penyembuhan luka jadi salah satu masalah yang sering terjadi pada pengidap penyakit kencing manis.
Studi dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine menunjukkan, sirih memiliki sifat antidiabetes, antioksidan dan antimikroba.
Hasilnya, setelah 7 hari menggunakan sirih, luka mengalami perbaikan yang signifikan.
Tanaman herbal ini bekerja dengan menurunkan stres oksidatif dalam tubuh yang memengaruhi proses penyembuhan luka.
7. Menurunkan kadar kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi meningkatkan risiko stroke. Untuk membantu menurunkan kadarnya, kamu bisa mengonsumsi air rebusan sirih.
Tanaman obat ini mengandung senyawa eugenol yang berperan dalam menghambat jumlah produksi kolesterol dari hati.
Selain itu, senyawa tersebut juga mengurangi jumlah total lemak (lipid) yang terserap oleh usus. Senyawa tersebut juga mengurangi jumlah total lemak (lipid) yang terserap oleh usus.
Tak hanya daun sirih, ini 5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol yang bisa kamu coba.
8. Mengatasi infeksi bakteri
Kemudian, sirih memiliki sifat antimikroba yang berasal dari kandungan minyak atsiri.
Nutrisi itu bekerja dengan membantu melawan infeksi yang muncul karena bakteri.
Selain itu, terdapat pula fenolik dan fitokimia, senyawa aktif yang dapat melawan bakteri gram positif dan negatif.
9. Meningkatkan kesehatan mulut
Dalam meningkatkan kesehatan mulut, daun sirih bekerja dengan mengurangi pertumbuhan bakteri.
Selain itu, tanaman herbal ini juga dapat melindungi rongga mulut dari munculnya karies gigi. Caranya dengan mengurangi jumlah asam yang terbentuk dari air liur bakteri.
10. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
Fitokimia yang ada dalam daun sirih memiliki sifat antioksidan dan antimaag.
Senyawa ini dapat menjaga organ tersebut dari berbagai masalah kesehatan, seperti tukak lambung, penurunan produksi lendir, dan stres oksidatif.
Faktanya, studi dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine menemukan, mengonsumsi 500 miligram daun sirih per kilogram berat badan dapat menetralkan keasaman dan volume cairan lambung.
11. Mengatasi bau badan
Sifat antimikroba dan antiseptik daun sirih dapat faktanya juga efektif untuk membantu mengurangi bau badan.
Tanaman ini juga bisa kamu temukan dalam berbagai produk perawatan tubuh seperti sabun dan deodoran untuk mengatasi masalah bau badan.
Studi dalam Acta Pharmaceutica Indonesia menemukan, pemanfaatan tanaman obat ini sebagai antiseptik telah berlangsung lama.
Zat aktif pada sirih mengandung antibakteri yang dapat menghilangkan bau badan, terutama oleh bakteri atau jamur. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







