Sering Konsumsi Cokelat Bikin Mengantuk, Begini Penjelasannya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM - Bagi penggemar cokelat maupun mereka yang mengonsumsi cokelat, barangkali sering mengantuk setelah mengonsumsi makanan yang sering jadi camilan itu.
Rasa kantuk dirasakan meskipun mengonsuminya dalam jumlah kecil.
Padahal, cokelat adalah camilan yang mudah ditemukan dan dapat membantu mengatasi rasa lapar saat menunggu waktu makan siang atau makan malam.
Ternyata, ada tiga alasan mengapa makan cokelat bisa membuat Anda merasa ngantuk.
Apa saja? Berikut ulasannya mengutip laman PinkVilla, Minggu (1/10/2023):
1. Sugar crash
Rasa kantuk sering kali terkait dengan kadar gula dalam tubuh.
Cokelat, terutama cokelat susu dan cokelat putih, mengandung gula.
Mengonsumsi gula dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan meningkatkan energi, begitu juga dengan produksi insulin.
Tubuh cenderung memberikan respons berlebihan terhadap peningkatan gula darah dengan cepat menurunkan kadar gula darah, yang sering disebut sebagai sugar crash.
Energi yang sebelumnya meningkat dengan cepat akan turun tajam, dan ini sering kali disertai dengan rasa kantuk.
Gejala sugar crash meliputi:
- Kelelahan
- Rasa lapar
- Mudah marah
- Gemetar
- Sakit kepala
- Pusing
- Kesulitan berkonsentrasi
Jika Anda ingin menghindari rasa kantuk setelah mengonsumsi cokelat, disarankan untuk mengimbanginya dengan makanan tinggi protein, seperti kacang-kacangan atau protein bar, untuk menjaga stabilitas kadar gula darah.
2. Tinggi lemak
Salah satu alasan mengapa cokelat bisa membuat Anda merasa ngantuk adalah karena kandungan lemak yang tinggi.
Banyak cokelat di pasaran, terutama cokelat susu, telah diproses berulang kali dan mengandung lemak jenuh yang tinggi.
Tubuh memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencerna makanan berlemak, yang dapat menyebabkan perasaan lesu dan mengantuk.
Untuk tetap dapat menikmati cokelat tanpa mengalami rasa kantuk, disarankan untuk membatasi porsi yang Anda konsumsi.
Anda juga dapat memilih jenis cokelat dengan kandungan kakao sekitar 70-80%, karena cokelat jenis ini memiliki kandungan lemak yang lebih rendah.
3. Tinggi magnesium
Meskipun Anda mungkin sudah menghindari cokelat susu, dark chocolate juga memiliki potensi untuk membuat Anda merasa ngantuk. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan magnesium dalam dark chocolate.
Sebagai contoh, satu ons dark chocolate dengan kandungan kakao sekitar 70-80% mengandung sekitar 64 mg magnesium.
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2019, dark chocolate terbukti dapat memicu rasa ngantuk karena kandungan magnesiumnya.
Oleh karena itu, jika Anda ingin tetap terjaga, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari satu ons dark chocolate.
Selain cokelat, ada beberapa makanan lain yang dapat tanpa disadari membuat Anda merasa mengantuk. Menurut NDTV, roti, pisang, dan ceri adalah beberapa contohnya.
Roti mengandung karbohidrat yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah, mirip dengan cokelat susu yang memicu sugar crash.
Pisang memiliki kandungan potasium dan magnesium yang tinggi, yang dapat membuat otot rileks dan menyebabkan kantuk.
Sementara itu, ceri mengandung melatonin yang dapat mengirimkan sinyal tidur ke otak.
Sebaiknya, hindari mengonsumsi ceri setelah makan malam jika Anda ingin tetap terjaga sepanjang malam. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi
Berita ini telah tayang di beritasatu.com dengan judul Sering Konsumsi Cokelat Bikin Mengantuk, Ini Sebabnya