“Setelah beberapa hari tak ada kabar lagi tentang Imam Masykur, baru pada tanggal 24 Agustus 2023, keluarga korban mendatangi RSPAD Jakarta Pusat untuk mengambil jenazah Imam Masykur.Jenazah Imam Masykur diterima oleh Said Syahrizal yang merupakan keluarganya.”
Dikutip akun Instagram @rakan_aceh korban disebut sempat menelepon keluarganya dan minta dikirimkan yang sebesar Rp50 juta.
Disebutkan pula bahwa jika uang terlambat dikirim, korban akan dibunuh. Berdasarkan surat penyerahan jenazah yang diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta.
Praka RM berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.
“Dia melakukan aksi penculikan dan penganiayaan bersama dua temannya,” demikian keterangan dalam unggahan itu.(atoe)
Editor Restu







