Kecamatan Sungai Loban Siaga Bencana Asap dan Karhutla Libatkan Perusahaan

Bupati Tanbu berharap agar seluruh pemangku kepentingan, dapat saling berkoordinasi dan berkolaborasi.

Perlu adanya kesolidan Pemkab Tanbu dan seluruh elemen dalam rangka melakukan langkah awal yakni pemetaan terhadap daerah rawan kebakaran hutan dan lahan di tingkat kecamatan, desa atau kelurahan.

“Kemudian, hendaknya dapat memberikan informasi penting agar bencana kabut asap ini dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Dalam kerangka membangun kesiapsiagaan, pengetahuan menjadi sentral dalam mengetahui dan memahami konteks penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan menyebarluaskan informasi secara terarah dan terukur.

“Khususnya mengenai langkah-langkah masyarakat dalam menyikapi situasi bencana, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Baca juga: Geger! Motor Matik Terbakar di Alun-alun Pasar Batuah Martapura

Seluruh jajaran Pemkab Tanbu, serta TNI dan Polri, maupun instansi Pemerintahan terkait serta dunia usaha dan masyarakat, agar dapat saling membantu dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan secara lebih cepat.

“Tak lupa juga mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan posko siaga darurat jika terjadi bencana,” pesannya.

Dengan melakukan pemantauan dan evaluasi pada beberapa titik rawan kebakaran hutan dan lahan, serta memperhatikan apakah sarana prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat berfungsi secara optimal. Jika ada infrastruktur yang mengalami kerusakan, dapat segera laporkan dan tindaklanjuti segera.