WARTABANJAR.COM – Flu perut atau gastroenteritis adalah kondisi medis berupa peradangan pada dinding saluran pencernaan, seperti usus dan lambung. Kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami diare, nyeri perut, serta mual dan muntah.
Sebagian besar kasus gastroenteritis dapat sembuh dengan sendirinya tanpa menimbulkan komplikasi. Namun, jika gastroenteritis dialami oleh bayi atau seseorang dengan daya tahan tubuh lemah, kondisi tersebut bisa berakibat fatal hingga mengancam nyawa.
Mari kenali penyebab, gejala, hingga pengobatan gastroenteritis selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Gastroenteritis?
Gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada dinding saluran pencernaan, terutama usus dan lambung. Gastroenteritis lebih sering disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Kondisi ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita atau konsumsi makanan yang telah terkontaminasi.
Gastroenteritis adalah gangguan pencernaan yang umum terjadi dan bisa dialami oleh berbagai kalangan usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, gastroenteritis lebih berisiko dialami oleh seseorang dengan daya tahan tubuh lemah.
Menular
Gastroenteritis adalah penyakit menular yang ditularkan melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dan mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus.
Anda juga mungkin terkena gastroenteritis, jika Anda berbagi peralatan, handuk, atau makanan dengan orang yang terinfeksi virus penyebab penyakit ini.
Dalam banyak kasus, penyakit ini ditularkan ketika seseorang dengan virus menangani makanan yang Anda makan tanpa mencuci tangannya setelah menggunakan toilet.
Apa penyebab gastroenteritis?
Banyak virus yang dapat menyebabkan gastroenteritis. Disari dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, jenis virus penyebab gastroenteritis meliputi berikut:
Norovirus: penyebab paling umum dari penyakit bawaan makanan di seluruh dunia. Anda juga bisa tertular virus dengan menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi norovirus dan kemudian menyentuh mulut Anda.
Rotavirus: ini adalah penyebab paling umum gastroenteritis virus pada anak-anak, yang biasanya terinfeksi ketika mereka memasukkan jari atau benda lain yang terkontaminasi virus ke dalam mulut mereka.
Astrovirus: jenis virus ini sebagian besar menyerang anak-anak di bawah 3 tahun. Virus biasanya menyebar melalui pusat penitipan anak, tetapi bisa juga menyebar melalui panti jompo.
Adenovirus: ini lebih sering menyebabkan infeksi pernapasan, tetapi dapat menyebabkan infeksi saluran cerna, jika Anda tidak sengaja menelannya. Virus ini menginfeksi segala usia.
Para ahli memperkirakan bahwa norovirus, penyebab gastroenteritis paling umum, menginfeksi 685 juta orang setiap tahun.
Adapun faktor risiko yang meningkatkan Anda berisiko menderita gastroenteritis adalah usia.
Orang yang mungkin lebih rentan terhadap gastroenteritis, seperti bayi, lansia, anak asrama, dan siapa pun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Apa saja tanda-tanda gastroenteritis?
Dikutip dari Cleveland Clinic, gejala flu perut yang paling umum meliputi:
Diare
Mual dan muntah
Kehilangan nafsu makan
Nyeri dan kram perut
Gejala-gejala ini berasal dari peradangan di lambung dan usus Anda. Peradangan adalah sistem kekebalan Anda yang aktif untuk melawan virus.
Beberapa tanda-tanda gastroenteritis lainnya yang bisa muncul, seperti:
Demam
Menggigil
Kelelahan
Sakit badan
Sakit kepala
Pembengkakan kelenjar getah bening
Tanda-tanda gastroenteritis biasanya hanya berlangsung beberapa hari, tetapi bisa bertahan hingga 1 atau 2 pekan pada kasus yang parah.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : didik tm
Apakah Flu Perut atau Gastroenteritis Menular? Kenali Penyebab dan Gejalanya







