PAD Rendah Indikasi Kas Pemko Banjarmasin Kosong, Berikut Paparan Datanya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Beberapa rekanan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin ‘menjerit’, hasil pelaksanaan pekerjaan mereka belum dibayarkan oleh pemko. Beredar kabar, tidak adanya pembayaran kepada rekanan ini dikarenakan kas daerah kosong.
Kabar itu dikuatkan dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin hanya realisasi 43 persen sebagaimana yang disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Banjarmasin, Edi Wibowo.
Sumber dilingkungan Pemko Banjarmasin menyampaikan, idealnya PAD bulan juli realisasi minimal 50 persen.
“Kalau hanya realisasi 43 persen berarti ada kemungkinan info kas kosong tersebut benar,” ucapnya kepada wartabanjar.com.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banjarmasin, Edi Wibowo ketika dikonfirmasi wartabanjar.com mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini bukan kas habis, tetapi adanya perbaikan mekanisme karena saat ini sudah pertengahan tahun anggaran agar jangan sampai menumpuk di akhir tahun.
“Sudah kami informasikan ke SKPD-SKPD,” kata Edi Wibowo.
Dia menjelaskan, yang hendak dicairkan atau dibayarkan rata-rata uang muka dan ada yang salah kode rekening, jadi pihaknya meminta penjelasan rekanan lebih lanjut.
“Total kegiatan benar, tetapi proses pencairan belum sampai, contoh di dinas pendidikan terkendala karena salah kode rekening. Uang muka 30 persen sekitar ratusan juta. Kalau salah mekanismenya kami nanti yang kena masalahnya,” jelas pria yang gemar gowes ini.
Lanjutnya, oleh sebab itulah pihaknya memanggil rekanan minta penjelasan mereka, jadi solusi apa yang dilakukan perbaikan.
Disinggung apakah dikarenakan PAD belum tercapai, Edi Wibowo menjelaskan, pada posisi Juli 2023 PAD target 40 persen, sedangkan capaian sudah 43 persen angka di Juli 2023 ini.
“Kas sisa Rp 30 Miliar, belum transferan dari pusat dan provinsi yang merupakan dana bagi hasil. Jadi sebenarnya kas tidak kosong,” tegas Edi Wibowo.
Data didapat wartabanjar.com, realisasi PAD Kota Banjarmasin ternyata baru sekitar 28 persen atau sekitar Rp 237 miliar lebih. Target realisasi PAD Kota Banjarmasin di tahun ini sebesar Rp 822.243.065.500.