Kebakaran Hutan di Liang Anggang Banjarbaru, Lurah Misran: Diduga Sudah Terbakar Sejak Tadi Malam
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Desa Pangayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (06/08/2026) aore sekitar pukul 17.00 WITA.
Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke permukiman warga.
Lurah Liang Anggang Selatan, Misran, mengatakan pihaknya baru mengetahui adanya kebakaran, setelah mendapat laporan dari masyarakat setempat.
"Kita sebenarnya baru tahu juga dari masyarakat tadi. Api kemungkinan berasal dari dalam sana dan mungkin sudah terjadi sejak tadi malam. Sempat padam, tetapi karena ada angin akhirnya menyala lagi," ujar Misran saat ditemui langsung di lokasi kejadian, Kamis.
Menurutnya, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian pada rumah warga.
"Alhamdulillah aman. Tidak ada korban jiwa. Yang terbakar hanya lahan hutan," katanya.
Misran mengapresiasi kerja cepat tim gabungan yang terdiri dari relawan, petugas pemadam, dan berbagai unsur lainnya, sehingga api tidak sempat menjalar ke kawasan permukiman.
"Alhamdulillah berkat bantuan kawan-kawan dari berbagai instansi dan swasta, rumah warga tidak sampai terkena api," ucapnya.
Baca Juga: Karhutla Ancam Permukiman di Pengayuan Perbatasan Banjarbaru–Tanah Laut, Api Padam Setelah 8 Jam
Baca Juga: Warga Pengayuan Banjarbaru Panik, Pemadam Kewalahan Atasi Kebakaran Lahan
Ia juga mengingatkan masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat musim kemarau yang membuat vegetasi mudah terbakar.
"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati jika ingin membakar sesuatu dan jangan sembarangan membakar. Kalau bisa jangan membakar hutan atau lahan, karena saat musim panas seperti ini risikonya sangat besar," katanya.
"Kasihan masyarakat yang rumahnya berada di dekat kawasan hutan, karena api bisa saja merembet ke permukiman," tegas Misran.
Hingga Kamis sore, petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan di lokasi, untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Peristiwa tersebut hanya menghanguskan sebagian lahan hutan, dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi terhadap rumah warga. (wartabanjar.com/jamaluddin)