Remaja Drop Out SMP di Tabalong Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Tragis dialami remaja 14 tahun di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Satreskrim Polres Tabalong dipimpin Iptu Galih Putra Wiratama, S.Tr.K, S.I.K melakukan olah Tempat Kejadian Perkara penemuan mayat diduga bunuh diri dibantu Polsek Tanta yang dipimpin oleh Iptu Supriyono pada Rabu (5/7/2023) malam.

Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian, S.I.K, M.H melalui PS. Kasi Humas Iptu Sutargo, S.H, M.M menjelaskan anak berusia 14 tahun yang sudah tidak bersekolah lagi alias drop out sejak kelas 2 SMP, diduga tewas akibat gantung diri di kediaman orangtuanya.

“Pada Rabu (05/07) pagi, bapak korban berinisial RF (49) pergi menjemput ibu sambung korban dan menitipkan sejumlah uang kepada korban untuk belanja kemudian sorenya bapak dan ibu korban datang,” jelas Sutargo.

Baca juga:

Uang Palsu di Martapura, Polisi Tegaskan Pidana Murni, Korban Tak Bisa Cabut Laporan

Sementara bapak korban memarkir mobil, ibu korban membuka pintu dan melihat korban sedang kejang dengan posisi tergantung di ruang tengah rumah memakai bekas tali ayunan yang di tambah di ikat dengan ikat pinggang yang tergantung di plafon rumah,” ungkap Sutargo.