“Apa lagi tadi untuk sumber air juga susah didapat,” tambahnya.
Hendra juga memaparkan, kalau untuk api berasal dari kios sembako, kemudian merambat ke rumah warga yang ada dibelakangnya.
“Kiosnya itu dalam kondisi kosong, pemiliknya tidak tinggal disitu. Yang ada didalamnya hanya barang dagangannya saja,” papar Hendra.
Ia juga mengungkapkan, api membesar dengan cepat dikarenakan kondisi bahan bangunan rumah dan kios yang terbuat dari kayu, ditambah juga dari salah satu kios tersebuut juga menjual BBM.
“Tadi juga sempat keciuman saja kalau apinya itu seperti bensin yang terbakar,” ungkapnya.
Untungnya dalam kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. Namun untuk kerugian dan penyebab kebakaram tersebut, masih belum diketahui secara pasti.
Sementara masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian dan pendataan dari pihak pemerintah Kota Banjarmasin. (Qyu)
Editor Restu







