Tabrakan Bus Bawa Rombongan Santri dan Dua Sepeda Motor

Karena panik kata Eddi, lantas pengemudi bus membanting kemudi. Alhasil bus tersebut kembali menabrak satu unit sepeda motor Yamaha Gear warna silver dengan nomor polisi BN 6963 VI yang berada di depannya. Sepeda motor itu dikendarai oleh Lily Marisa (17) warga Dusun Harapan Mulia, Desa Keposang.Usai menabrak sepeda motor itu bus tersebut langsung berhenti. Sebelum berhenti, Lily sendiri sempat terseret bus beberapa meter. Tak ayal, gadis tersebut mengalami luka disekujur tubuhnya.

“Bus berhenti di bahu jalan, dan pengendara sepeda motor ikut terseret di depan mobil bus,” papar Eddi.

Di samping itu lanjut dia, bus tersebut memang tengah mengangkut rombongan santri Taman Pendidikan al-Qur’an (TPA) dari desa Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok. Setidaknya bus tersebut ditumpangi sebanyak 17 orang santri dan beberapa perwakilan orangtua.

Rencananya para santri itu akan mengikuti wisuda akbar di Kantor Bupati Bangka Selatan pada Sabtu (17/6/2023) pagi.

Beruntungnya para penumpang bus tersebut tidak mengalami luka. Hanya saja dalam kondisi trauma akibat kejadian itu.

“Yang jelas rombongan santri, tujuannya ke arah Kantor Bupati Bangka Selatan,” ujarnya.

Akibat kejadian itu kata Eddi, Syahmin pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi karena mengalami luka robek pada rusuk kiri. Tak hanya itu bagian jidat kepala juga pecah, dada memar, paha kiri patah, pergelangan tangan kanan patah.