Akibat Kelelahan, Calon Jemaah Haji Lansia Meninggal di Madinah, Munir: Ada Riwayat Kolesterol Tinggi

WARTABANJAR.COM, MADINAH – Akibat kelalahan dan menderita sakit, seorang jemaah haji bernama Dimyati Mardin Khusnan (73), asal Desa Leran, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meninggal dunia.

Kabar duka tersebut disampaikan pihak Kementerian Agama Kabupaten Tuban, yang ikut menjadi petugas pembimbiing jemaah haji asal Kabupaten Tuban.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Achmad Munir mengatakan, jemaah haji atas nama Dimyati Mardin Khusnan meninggal sekitar pukul 13.00 waktu setempat atau sekira pukul 18.00 WIB, di Madinah, Senin (5/6/2023).

BACA JUGA: Gerakan Siaga Sandal Digalakkan Petugas Haji Agar Kaki Jemaah Tak Melepuh

Sejak awal keberangkatannya menuju ke tanah suci, Dimyati Mardin Khusnan sudah dalam pantauan tim medis jemaah haji 2023 karena kondisi kesehatannya yang rentan.

“Jemaah haji tersebut meninggal karena kelelahan, usianya juga sudah tua dan memiliki riwayat kolesterol tinggi,” kata Achmad Munir, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/6/2023).

Menurutnya, jenazah jemaah haji asal Kabupaten Tuban, Dimyati Mardin Khusnan akan dimakamkan di Pemakaman Baqi.

Almarhum Dimyati Mardin Khusnan berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya bernama Masmudah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 24 Embarkasi Surabaya.

BACA JUGA: Sebanyak 562 Calon Jemaah Haji Kota Banjarmasin Siap ke Tanah Suci

“Kami sudah minta pihak keluarga mengikhlaskan dan semoga almarhum khusnul khotimah,” tuturnya.

Dia mengimbau para jemaah haji asal Kabupaten Tuban yang tergabung dalam kloter 18, 19, 22 dan 24 agar menjaga kesehatan selama di tanah suci.

“Jangan lupa menjaga diri saat beribadah, istirahat yang cukup, tidak lupa memakai alas kaki dalam perjalanan selama berhaji,” ungkapnya.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor : didik tm