WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pelepasan calon jemaah haji kloter 12 digelar di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Senin (5/6) siang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, serta turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Banjarmasin, H Taufik Rahman, Kepala Seksi Penyelanggaraan Ibadah Haji dan Umroh, Zainal Muttaqin, dan jajaran SKPD.

Selain melakukan pelepasan, pihaknya juga melakukan salat hajat bersama para calon jemaah haji.

Arifin mengatakan, untuk hari ini kita lakukan pelepasan dan juga salat hajat untuk para calon jemaah haji kloter 12.

Baca Juga

Wanita Ditabrak Pacar Resmi Laporkan Kekasih ke Polisi

"Sehingga dari Kota Banjarmasin yang akan diberangkatkan itu dari kloter 7 sampai kloter 12, sebanyak 562 orang jemaah yang akan pergi ke tanah suci," ujar Arifin, kepada awak media.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, untuk dari kota Banjarmasin, jamaah tertuanya itu berusia 85 tahun, dan yang termudanya itu 18 tahun.

"Untuk jemaah tertua dan termuda ini, keduanya sama-sama perempuan," ungkapnya.

Ia berharap, agar jemaah haji yang berangkat semuanya bisa lancar dan selamat.

"Sama-sama semuanya kita doakan agar dapat menjadi haji yang mabrur," tutup Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Diketahui calon jemaah haji kloter 12 ini bakal diberangkatkan ke Embarkasi Banjarmasin pada 13 Juni 2023 nanti.

Sementara itu, Jamaah tertua Kota Banjarmasin, Rusinah Abdul Hasim Durahman mengaku sangat bersyukur dapat pergi ke Tanah Suci tahun ini.

"Ya Alhamdulillah saya bisa berangkat tahun ini, karena kalau tidak bisa berangkat tahun ini, saya juga tidak tahu lagi, karena umurkan juga sudah tua," ucap Rusinah.

"Jadi saya bersyukur dan tetap semangat menjalaninya, meski umur sudah tua, dan juga tanpa pendamping," lanjutnya.

Disamping itu, jemaah termuda Kota Banjarmasin, Najla Maritsa menuturkan, keberangkatan dirinya ini merupakan pelimpahan dari ibunya yang sudah wafat sebelumnya.

"Kalau ibu saya mendftar tahun 2010, dan jadwal berangkatnya tahun 2018, namun karena sakit jadi terpaksa harus ditunda," tutur Najla.