WARTABANJAR.COM - Tenda untuk pelaksanaan wukuf bagi jemaah haji Indonesia sudah dibangun oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan siap digunakan sebagai tempat beristirahat.

Hal itu dipastikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau kemah yang disediakan untuk jemaah haji Indonesia dikutip Minggu (4/6/2023).

Menko Muhadjir menambahkan bahwa tenda-tenda tersebut nantinya akan dilengkapi fasilitas tempat tidur dan beralas karpet yang nyaman.

Baca Juga

Gelapkan Avanza Demi Judi Slot, Macan Barbar Ringkus Pelaku

“Itu salah satu contoh tenda yang disiapkan, tenda ini tertutup dan ada fasilitas AC. Nanti ini (tanah) akan ditutup dengan plastik, setelah itu di atasnya akan dipasang karpet, setelah karpet nanti diberi kasur,” kata Menko Muhadjir.

Berdasarkan keterangan dari pihak PPIH, ia mengatakan bahwa setiap jamaah nantinya akan mendapatkan hak sebanyak 1,2 meter bidang tanah beserta perlengkapan tidur dan istirahat lainnya.

Menurut Menko Muhadjir fasilitas yang disiapkan oleh panitia sudah bagus dan relatif jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa fasilitas penunjang juga telah disiapkan oleh PPIH, seperti lampu penerangan dan saklar listrik.

Selain itu, PPIH juga telah melakukan renovasi toilet serta meminta Syarikah Saudi untuk melakukan penambahan toilet di setiap maktab untuk mengurangi antrean yang panjang.

Saat meninjau lokasi di area tenda, Menko Muhadjir sempat berbincang secara langsung dengan pelaksana renovasi. Mereka menyampaikan kesiapan dan kegembiraanya menyambut jemaah haji Indonesia.

Pelaksanaan Wukuf dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau diperkirakan bertepatan dengan Selasa, 27 Juni 2023, saat matahari tenggelam hingga terbit fajar keesokan harinya.

Sebagaimana diketahui total jemaah haji Indonesia 2023 yang akan datang ke Arafah berjumlah 221.000 pada tahun ini, dimana nantinya Padang Arafah juga akan dipadati oleh seluruh jamaah tersebut, termasuk dengan ribuan jemaah dari negara lain.