WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia Tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 29 April, Excelsior Dance Project (EDP) Banua menggelar pentas Banua Extraordinari ke 9, di Wetland Square, Kota Banjarmasin, Sabtu (6/5/2023) malam.

Pentas tersebut diikuti oleh 40 partisipan penari dari beberapa kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Direktur EDP Banua, Gita Kinanthi mengatakan, dalam pentas tersebut menghadirkan berbagai jenis seni tari dari tradisional hingga modern dance atau pun kontemporer.

"Pesertanya dari anak-anak hingga dewasa," ujarnya usai pementasan tersebut.

Pada kesempatan itu, imbuhnya, total penari yang tampil skeitar 200 orang.

Ke depannya, pihaknya akan kembali menggelar pementasan serupa, bahkan diharapkan bisa lebih besar lagi dengan menghadirkan bintang tamu dari seniman nasional.

"Karena ini kan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap seni tari dunia, jadi akan terus kami kembangkan lagi, dan tentunya juga gratis untuk semua partisipan," lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disporapar Kota Banjarmasin, Zulfaisal Putera sangat mengapresiasi pementasan tersebut.

"Ini bukan hanya kegembiraan di Kalsel, tapi juga di Indonesia. Karena tari di Kalsel juga memberikan kontribusi bagi perkembangan tari di Indonesia, bahkan mungkin tari di dunia," ucap Zulfaisal.

Ia juga berharap, baik itu tari tradisional maupun modern atau kontemporer bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya.

"Kita harapkan para penari bisa lebih meningkatkan lagi baik itu dari kualitas penampilan, kualitas teknik menari, dan mengembangkan ragam tari yang lebih banyak lagi," harapnya.

Dia memisalkan tari persembahan, selama ini di Kalsel hanya dikenalnya tari Baksa Kembang, dan beberapa tari lainnya.

Ia berharap ke depannya, jenis tari persembahan bisa lebih berkembang lagi dan dimodifikasi dengan versi lain atau bentuk baru agar lebih menarik. (qyu)

Editor: Yayu