Korban Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Capai 12 Orang

WARTABANJAR.COM – Kasus dukun pengganda uang, Mbah Slamet (45) di Banjarnegara, Jawa Tengah diduga mulai membunuh korbannya sejak tahun 2020.

Jumlah korban pembunuhan Mbah Slamet kembali bertambah. Hingga Selasa (4/4/2023), ada 12 jenazah yang ditemukan polisi.

“Iya, total ada 12 jenazah ditemukan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudussy di Mapolda Jateng, Selasa (4/4/2023) sore.

Parahnya, Mbah Slamet mengaku lupa dengan identitas korban yang dibunuhnya. Menurutnya kebanyakan justru bukan warga Banjarnegara.

Baca Juga

Viral Whatsapp Ida Dayak ke Banjarmasin Kalsel, Cek Fakta

“Jadi hasil tadi malam kita periksa, tersangka mengaku membunuh korbannya sejak tahun 2020, tapi dia lupa nama-nama identitasnya karena kebanyakan warga luar Banjarnegara katanya. Makanya disini kami juga ada kendala melakukan identifikasi korban”, kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto.

Polisi juga telah menangkap satu tersangka lain yakni BS, yang berperan menawarkan jasa penggandaan uang Mbah Slamet lewat media sosial Facebook.

“Barusan kita tangkap satu tersangka BS. Perannya sebagai marketing atau perantara. Kerjanya dia nawarkan jasa lewat sosmed, ada Facebook dan lainnya. Jadi ada korban yang tahu soal Mbah Slamet dari BS ini”, jelas Hendri.

Sebelumnya kasus terungkap dari pesan whatsapp yang dikirimkan korban kepada anaknya pada 24 Maret, PO.

PO berpesan kepada anaknya jika sampai hari Minggu (26/3/2023) tidak pulang, SL dan GE diminta untuk datang ke rumah Mbah Slamet dengan didampingi aparat.