WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Adanya penggunaan alat tangkap jenis jaring insang hanyut dan insang tetap menimbulkan keresahan dan konflik di masyarakat.
Keadaan ini kemudian disikapi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut (Tala) dengan menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula DKPP Tala, Senin (3/4/2023)
Kepala DKPP Tala Achamd Taufik menyampaikan rapat tersebut dalam rangka menemukan solusi terbaik atas konflik penggunaan jaring insang hanyut dan insang tetap.
“Kami khawatir jika konflik ini berlanjut dan kami tidak menginformasikan kepada pihak terkait di provinsi maka kita ke depannya takut disalahkan, maka dari itu rapat hari ini kita duduk bersama baik itu dari kabupaten dan provinsi untuk mengatasi konflik ini agar tidak melebar kemana mana,” kata Taufik.







