Selain itu, penyebab menurunnya jumlah pengunjung, menurutnya, karena banyak sekolah yang libur selama bulan puasa sehingga pengunjung yang datang berasal dari kalangan umum.
“SMA (Sekolah Menengah Atas) juga hanya sebagian saja yang masih masuk. Makanya sepi. Ditambah lagi bulan puasa ini banyak yang membatasi aktivitas,” bebernya.
Meski demikian, Akbar tetap bersyukur karena pengunjung selama Ramadhan masih ada karena selama pademi tahun lalu, museum ini bahkan sempat ditutup untuk umum.
“Kita syukuri aja, kalau dibanding tahun lalu ya ini bisa disebut ada kemajuan,” tutupnya. (brs/MC Kalsel)
Baca Juga: Api Berkobar di Komplek Chandra Griya Jati Permai Guntung Manggis Banjarbaru







