Korban yang saat itu masih di rumah lalu menyusul ke lokasi karena mengira anaknya berada di lokasi tersebut.

Saat sampai di lokasi kejadian, korban tidak mengetahui bahwa ada orang-orang suruhan perusahaan itu di sana.

Sampai di lokasi, korban langsung digandeng oleh salah satu dari puluhan orang itu, langsung diserang dengan senjata tajam jenis parang oleh para pelaku.

Mendapatkan serangan secara tiba-tiba itu korban menangkis sambil mundur sekitar 50 meter.

Melihat korban yang tidak mengalami luka sama sekali membuat mereka kesal, lalu salah satu dari mereka mengeluarkan senjata api lalu menembak kepala korban korban sampai tembus.

Setelah ditembak korban langsung ambruk ke tanah.

Melihat korban ambruk, para pelaku lalu menggorok serta menghujani wajah korban dengan bacokan hingga korban tewas.

Melihat korban yang sudah tewas bersimbah darah para pelaku pun langsung kabur.

"Ada sekitar kurang lebih 30 orang yang mengesekusi korban dan ada 7 orang saksi yang melihat kejadian itu," tambahnya.

Pihak keluarga korban berharap kepada pihak kepolisian agar bisa mengungkap dan menangkap para pelaku yang sudah menghilangkan nyawa korban.

"Kami berharap pihak kepolisian bekerja maksimal untuk mengungkap orang-orang yang menjadi pelakunya dan dihukum dengan seadil-adilnya dan lagi peristiwa ini terjadi dengan tiba-tiba serta mereka jelas sudah merencanakan pembunuhan itu sebab mereka sudah membawa parang dan senjata api," tuturnya. (ufx)

Editor: Yayu