Sekolah di Banjarmasin Libur Selama Ramadhan, PAUD Hingga SMP
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seluruh kegiatan belajar mengajar di Kota Banjarmasin akan diliburkan selama bulan suci Ramadhan.
Hal itu berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.
Surat edaran dengan nomor 400.3.5.1/2531 -Sekr/Dipendik/2023, sekolah di Banjarmasin dari tingkat TK, SD, dan SMP akan diliburkan selama bulan Suci Ramadhan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, membenarkan terkait surat edaran tersebut.
Menurutnya Keputusan libur ini berdasarkan hasil Keputusan Rapat Dinas Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dengan Pengawas SD dan SMP serta Ketua Kelompok Kerja Kepala SD, SMP yang di adakan pada tanggal 2 Februari 2023.
Baca juga: Miliki Pantai Sendiri untuk Melasti, Umat Hindu Tanah Bumbu Sampaikan Terima Kasih ke Abah Zairullah
"Jadi untuk libur Ramadhan 2023 dimulai pada 22 Maret sampai 20 April. Kemudian, libur setelah Idul Fitri pada 24 sampai dengan 26 April," katanya.
Menurutnya jenjang SD dari kelas IV, V dan VI serta jenjang SMP pada tanggal 27 sampai 29 Maret akan dilaksanakan Pesantren Ramadhan Tahun Ajaran 2022/2023 selama 3 hari.
Sedangkan khusus untuk murid SD Kelas 1, II, III dan TK libur total dan masuk sekolah kembali pada 27 April.
Untuk kegiatan Pesantren Ramadhan ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah untuk melaksanakannya sesuai dengan alokasi waktu yang sudah diprogramkan oleh masing-masing sekolah.
Dan di luar waktu jam belajar dianjurkan kepada para siswa agar mengikuti kegiatan keagamaan di Mushala/Mesjid yang berada di dekat tempat tinggal mereka masing-masing.
"Mereka harus membawa buku/lembar kegiatan yang kemudian ditandatangani pengurus Mesjid/Mushala. Dan ini sebagai tambahan nilai mata pelajaran Agama," tambah Nuryadi.
Walaupun siswa diliburkan, pihak sekolah tetap akan memberikan tugas Pekerjaan Rumah (PR) kepada siswanya, PR ini sesuai dengan jumlah mata pelajarannya.
"Program Pesantren Ramadhan selama tiga hari sifatnya hanya sebagai imbauan, namun jika sekolah ingin melaksanakan lebih lama lagi, itu tentu tidak jadi masalah. Jadi, bebas lamanya waktu untuk Pesantren Ramadhan," katanya lagi.