Pihak Kepolisian sudah memutuskan melakukan rekayasa lalu lintas selama event itu berlangsung. Rekayasa yang diterapkan mulai Kamis, 23 Februari hingga Minggu 26 Februari 2023. Hal itu dilakukan agar pengunjung dan masyarakat sekitar tetap bisa beraktivitas.
Rekayasa lalu lintas pun untuk menghindari penumpukan, sekaligus kemacetan kendaraan saat di lokasi F1 PowerBoat.
Untuk membantu mobilitas penonton, di beberapa titik tersedia bentor sebagai alat pengangkut penoton menuju kawasan lain.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, menegaskan event internasional itu diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Ada hal yang menarik, dimana terdapat model transportasi yang menjadi ciri khas tersendiri di wilayah Balige, yaitu becak motor (bentor). Sehingga, dengan digunakannya bentor ini menjadi salah satu transportasi yang dapat digunakan di kawasan sekitar venue. Hal tersebut dapat menjadi momen yang tepat dalam mengenalkan model transportasi khas Balige kepada wisatawan,” ungkap Maya.(aqu/rls)
Editor Restu







