Jari Bayi Terpotong oleh Perawat di Palembang, ini Kronologinya

“Karena tidak terbuka, dia lalu ambil gunting untuk memotong perban tersebut, tapi jari kelingking anak saya malah ikut terpotong,” ungkap Suparman

Suparman juga mengklaim bahwa sebenarnya ia telah memperingatkan agar DN membuka perban anaknya dengan perlahan.

“Namun, perawat itu malah mengambil gunting untuk menggunting perban yang melekat di lengan anak saya,” lanjutnya.

Akibat kasus ini, manajemen RS Muhammadiyah Palembang langsung menonaktifkan status DN sebagai perawat.

Selain itu, pihak RS juga telah melakukan tindakan operasi kepada sang bayi dengan operasi penyambungan jari yang berlangsung selama 1,5 jam.

Sebagai bentuk permintaan maaf, pihak RS telah memindahkan bayi AR ke ruang VIP untuk menjalani perawatan intensif yang mana sebelumnya, mendapat perawatan di kelas III.

Suparman juga telah melaporkan kasus ini kepada Polrestabes Palembang. Meski pihak RS berharap bahwa kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.(aqu/berbagai sumber)

Editor Restu